Rapat dan Koordinasi Bersama BP Tanjungpinang, Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang (BPN), dan PT. Yakin Terkait Agenda Percepatan Ekonomi Pembangunan 2025 di Wilayah FTZ Senggarang

anjung Pinang – Kepala BP Tanjung Pinang, Bapak Cokky Wijaya Saputra, S.H, bersama dengan jajaran pejabat BP Tanjung Pinang, yakni Bapak M. Effendi selaku Deputy II, Bapak Ebel Onezmarez Saragih, S.IP selaku Deputy III, dan Bapak Rodi Yantari, S.T., M.M., M.T selaku Kepala Bidang Pembangunan, mengundang Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang (BPN) untuk melakukan rapat koordinasi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang, Bapak Yudi Hermawan, S.ST., M.H., C.Med, beserta Bapak Hasan dan Bapak Reza.

Rapat koordinasi ini membahas agenda percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Senggarang yang akan dilakukan pada tahun 2025. Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah membahas percepatan proses perizinan dan pengaturan pertanahan yang menjadi kunci untuk mendukung kelancaran pembangunan di kawasan tersebut.

Dalam rapat ini, Bapak Cokky Wijaya Saputra mengungkapkan pentingnya kerjasama antara BP Tanjung Pinang, BPN, dan PT. Yakin selaku pemilik tanah di wilayah FTZ Senggarang. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif untuk mempercepat implementasi berbagai proyek pembangunan yang akan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Bapak Yudi Hermawan selaku Kepala Kantah Kota Tanjungpinang menyatakan kesiapan BPN dalam mendukung percepatan pembangunan melalui penyelesaian berbagai isu pertanahan dan pemetaan yang diperlukan. Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian masalah administrasi tanah agar proyek pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Selain itu, perwakilan PT. Yakin turut menjelaskan kesiapan mereka dalam mendukung kelancaran pembangunan serta peran mereka sebagai pemilik tanah di wilayah FTZ Senggarang. Pembahasan mengenai pengaturan dan pemanfaatan tanah menjadi salah satu agenda utama yang dianggap penting untuk kelancaran proyek-proyek yang sudah direncanakan.

Diharapkan dengan koordinasi ini, segala tantangan terkait masalah tanah, perizinan, dan pengembangan infrastruktur dapat diselesaikan dengan baik, sehingga percepatan ekonomi dan pembangunan di FTZ Senggarang pada tahun 2025 dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Similar Posts