Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang
Tanjungpinang, 24 November 2025 — Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP KPBPB) Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, bertempat di Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan, serta mendorong percepatan pengembangan kawasan FTZ di wilayah Kota Tanjungpinang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BP KPBPB Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang, Bapak Cokky Wijaya Saputra, S.H., M.H., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen BP Tanjungpinang dalam penyelarasan kebijakan dan peningkatan koordinasi antara pemerintah, stakeholder terkait, serta pelaku usaha dalam mendukung iklim investasi yang kondusif.
“Pengembangan kawasan FTZ membutuhkan kerja kolaboratif, percepatan layanan, dan penyelarasan kebijakan lintas lembaga agar mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing daerah,” ujar beliau dalam sambutannya.
Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini, yaitu:
Bapak Dr. Suyono Saputra, S.E., M.M., Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepulauan Riau;
Bapak H.M. Lukman, S.E., Penata Perizinan Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kepulauan Riau;
Bapak Rian Utama, S.T., Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kota Tanjungpinang.
Para peserta menyampaikan masukan strategis terkait percepatan layanan, penataan tata ruang, sinkronisasi kebijakan investasi, pemanfaatan lahan, serta harmonisasi regulasi antar stakeholder.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan BP Tanjungpinang dapat memperkuat mekanisme evaluasi dan akselerasi program strategis FTZ, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan daya tarik investasi di kawasan.
