Koordinasi Teknis Kegiatan Pelabuhan Tanjung Mocoh Bersama BUP, TKBM, JPT, PT PELNI, dan PT Yudia Arena Mandiri
Tanjungpinang, 25 April 2025 — Kepala BP Tanjungpinang Bapak Cokky Wijaya Saputra, S.H Beserta Bapak M. Effendi Selaku Deputy II , Bapak Tengku Ikshan Fadila Selaku Kepala Bidang Pemasaran Beserta Staff Perihal Koordinasi teknis kegiatan Pelabuhan Mocoh bersama BUP, TKBM, JPT, PT Pelni dan PT Yudia Arena Mandiri Bertempat di Pelabuhan Tanjung Mocoh Tanjungpinang
Dalam rangka memastikan kelancaran operasional dan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Mocoh, BP KPBPB Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang menggelar koordinasi teknis bersama sejumlah pemangku kepentingan utama pelabuhan. Kegiatan ini melibatkan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Jasa Pengurusan Transportasi (JPT), PT PELNI (Persero), serta PT Yudia Arena Mandiri
Pertemuan ini membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan bongkar muat, layanan kapal penumpang, sistem penjadwalan kapal, serta kesiapan fasilitas pelabuhan dalam mendukung arus barang dan penumpang, khususnya menjelang peningkatan aktivitas kapal nasional seperti PELNI dan kapal logistik lainnya.
Koordinasi difokuskan pada sinkronisasi peran antar-lembaga guna menciptakan sistem pelayanan pelabuhan yang terintegrasi, efisien, dan aman, termasuk pengaturan tenaga kerja bongkar muat, pengelolaan arus barang, serta kepastian jadwal layanan kapal.
“Pelabuhan Tanjung Mocoh memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas antarpulau dan logistik kawasan FTZ. Oleh karena itu, dibutuhkan koordinasi teknis yang solid antara seluruh stakeholder agar pelaksanaan operasional pelabuhan berjalan optimal,” ujar perwakilan BP Tanjungpinang.
PT PELNI menyampaikan dukungannya terhadap pengaktifan Pelabuhan Mocoh sebagai titik layanan kapal penumpang dan barang, sementara PT Yudia Arena Mandiri menyampaikan kesiapan dari sisi operasional pelabuhan serta peningkatan fasilitas pendukung.
TKBM dan JPT juga menekankan pentingnya pengaturan waktu kerja dan distribusi tugas yang terstruktur, guna mendukung kelancaran bongkar muat serta pelayanan barang dan penumpang tanpa hambatan.
Dari hasil koordinasi ini, disepakati pembentukan tim teknis bersama untuk memastikan kesiapan operasional, melakukan uji coba layanan kapal, serta menyiapkan SOP terpadu yang akan digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pelabuhan ke depan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjadikan Pelabuhan Tanjung Mocoh sebagai pelabuhan yang handal dan kompetitif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, khususnya di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Kota Tanjungpinang.
