| | |

BP Tanjungpinang, menghadiri undangan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dan Bintan serta upaya mendorong terciptanya kepastian regulasi

Tanjungpinang, Kamis, 18 Desember 2025 — Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP KPBPB) Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang, Bapak Cokky Wijaya Saputra, S.H., M.H., bersama Bapak M. Effendi selaku Deputi II dan staf terkait BP Tanjungpinang, menghadiri undangan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dan Bintan serta upaya mendorong terciptanya kepastian regulasi.

Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Tanjungpinang, sebagai forum koordinasi dan diskusi antara pemangku kepentingan terkait pengelolaan arus barang di kawasan KPBPB.

Dalam forum ini, BP Tanjungpinang turut berpartisipasi aktif dalam pembahasan evaluasi implementasi kebijakan pemasukan dan pengeluaran barang, termasuk kendala teknis maupun administratif yang masih dihadapi di lapangan. Selain itu, FGD ini juga membahas langkah-langkah strategis untuk mendorong terciptanya kepastian regulasi yang mendukung kelancaran kegiatan usaha di kawasan perdagangan bebas.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta penguatan sinergi antarinstansi, sehingga kebijakan yang diterapkan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha di kawasan KPBPB Batam dan Bintan.

BP Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendukung upaya optimalisasi pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah dan nasional.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *